Mengenali Penyakit Kista Dentigerous

Sumber: alodokter.com

Apa itu penyakit kista dentigerous? Pernahkah kamu mendengar sebelumnya nama penyakit ini? terdengar cukup asing, namun sebernarnya sering terjadi. Apa itu kista dentigerous? Dilansir dari klikdokter.com kista dentigerous adalah kista yang disebabkan oleh gigi, meliputi mahkota gigi yang masih terbenam dana gusi dan tulang. Gigi yang paling sering terlibat adalah geraham rahang bawah dan taring rahang atas. Keduanya merupakan jenis gigi yang paling sering terhambat untuk tumbuh sempurna.  Penderitanya mulai dari usia tiga tahun sampai lima puluh tujuh tahun. Komplikasi dari kista dentigerous adalah kista yang menyumbat pada rahang atas dan mengubah posisi rongga berisi udara, yang harusnya terletak di belakang tulang pipi dah dahi. Jika kista ini terjadi pada rahang bawah, maka akan menimbulkan rasa tertusuk, terbakar, dan kesemutan. Menurut alodokter.com kista ini sering kali tidak disadari keberadaannya dan baru diketahui ketika dokter melakukan pemeriksaan gigi atau melakukan rontgen pada rahang. Kista gigi umumnya terbentuk di ujung akar gigi, namun juga dapat timbul di gusir bagian atas gigi.

Bagaimana gejala yang dirasakan ketika kamu menderita kista jenis ini? gejala kista dentigerous tidak terlihat jelas pada tahap awal karena pada umumnya kista ini tidak disertai dengan rasa sakit. Bila kista berukuran kecil, akan terlihat pada pemeriksaan rontgen. Namun jika besar akan terjadi pembengkakan di wajah yang tidak disertai dengan rasa sakit. 

Lalu apa penyebabnya? Penyebab dari kista dentigerous adalah penumpukan cairan di antara gigi yang sedang berkembang dan di antara rongga gigi.  Penyebab lainnya dapat dikaitkan dengan infeksi pada gigi yang tidak mendapat pengobatan, hingga membusuk dan mati atau kehilangan fungsinya. Dalam beberapa kasus ada kemungkinan kista gigi yang muncul lebih dari satu. Penyakit ini juga terjadi karena pertumbuhan gigi, seperti gigi yang tumbuh dengan posisi miring atau datar dan gigi yang gagal tumbuh dan tertanam dalam gusi. Keluhan dari kista dentigerous adalah rasa sakit pada gigi, gangguan fungsi gigi dan jaringan mulut serta kelemahan rahang. 

Kamu harus dapat membedakan antara kista dentigerous dan abses gigi. Abses gigi adalah terbentuknya kantung atau benjolan berisi nanah pada gigi. Hal ini disebabkan oleh infeksi bakteri. Penyakit ini muncul di sekitar akar gigi maupun gusi. Penyakit abses gigi umumnya terjadi pada orang yang tidak menjaga kesehatan gigi dan kebersihannya. Nanah pada area mulut akan berkumpul dan membuat benjolan sehingga akan terasa semakin nyeri jika tidak segera di atas. Gejala dari abses gigi berupa nyeri akut, kesulitan dalam membuka mulut dan pembengkakan pada gusi. Perbedaannya, pada kista ini tidak selalu terdapat infeksi, kista ini juga dapat tumbuh secara perlahan dalam jangka waktu yang lama seperti berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun tanpa menimbulkan gejala.

Apa yang dapat dilakukan sebagai tindakan pengobatan dan pencegahan dari kista ini? Biasanya kista dentigerous diatasi dengan operasi bedah mulut. Operasi bedah mulut merupakan salah satu tindakan operasi untuk memperbaiki masalah pada mulut dan rahang. Biasanya bedah mulut dilakukan untuk mencabut gigi bungsu. Namun, terdapat kondisi lain seperti kista dentigerous yang memerlukan penanganan bedah mulut. 

Itulah hal-hal yang dapat kamu ketahui tentang penyakit ini. Kista dentigerous adalah penyakit dapat kamu cegah dengan rutin mengunjungi dokter gigi, setidaknya enam bulan sekali. Jangan anggap remeh masalah pada kesehatanmu. Kamu dapat mencegah penyakit ini sedini mungkin. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *